Kemudian hal yang kedua adalah aktualisasi diri merupakan suatu proses yang sukar dan kadang-kadang menyakitkan. Aktualisasi seperti halnya ujian terhadap kemampuan seseorang maka orang tersebut akan mendapatkan pengalaman yang jauh lebih dalam dari orang kurang sehat. Aktualisasi juga berfungsi untuk mempertahankan organisme itu sendiri selain juga memudahkan dan meningkatkan pematangan dan pertumbuhan. Umumnya yang berkembang lebih dahulu adalah sisi fisiologisnya baru setelah itu sisi psikologisnya.
Hal yang ketiga tentang orang yang mengaktualisasikan dirinya sendiri, mereka benar-benar mengerti akan dirinya. Mereka tidak memakai topeng dalam berperilaku. Apa yang mereka perbuat adalah murni pemikiran mereka sendiri tanpa adanya harapan dan rintangan dari masyarakat dan orang tua. Namun mereka juga tidak bertindak agresif dan memberontak.
Selain itu Rogers juga memberikan lima sifat orang yang berfungsi sepenuhnya.
Keterbukaan pada Pengalaman
Maksudnya adalah seseorang tidak terhambat oleh adanya syarat-syarat penghargaan dalam mengambil perasaan. Individu bebas dan terbuka untuk mengalami semua hal yang telah dirasakan. Orang yang demikian sangat fleksibel dia mampu mengembangkan semua pengalamannya yang didapat untuk dijadikan referensi dalam berpersepsi dan berperilaku.
Berbeda dengan yang lebih bersifat defensif. Mereka hanya mau menerima pengalaman yang tertentu saja dan tidak mau terbuka dengan yang lainnya. Jadi orang yang terbuka lebih merasakan emosi yang bersifat positif maupun negatif lebih dalam dari pada yang defensif.
Kehidupan Eksistensial
Dalam poin ini orang yang berfungsi sepenuhnya akan merasa senang dengan pengalaman yang baru. Pengalaman yang didapat belum pernah ada yang sama persis. Orang seperti itu akan dapat menyesuaikan diri karena struktur diri terus terbuka terhadap pengalaman.
Lain halnya dengan yang defensif. Mereka cenderung berprasangka terhadap pengalaman baru yang didapatkan.
Kepercayaan Terhadap Organisme Orang Sendiri
Menurut poin ini orang yang berfungsi sepenuhnya akn bertindak sesuai apa yang dirasakannya benar, jadi lebih ke arah intuitif. Orang bertindak spontan dan bebas namun bukan terburu-buru atau tidak memperhatikan konekuensi dan resiko yang terjadi. Karena orang tersebut juga terbuka pada pengalaman, maka membiarkan informasi yang telah tersimpan lewat pengalaman dan persepsi tentang keadaan saat ini untuk menentukan langkah-langkah yang harus diambil. Semua faktor diperhitungkan lalu dibuat keputusan yang menguntungkan dari semua sisi.
Sementara orang yang berpedoman pada rasio saja adalah cacat karena tidak memperhitungkan sisi emosionalnya. Begitu pula pada orang yang defensif, mereka dibimbing oleh ketakutan-ketakutan karena tidak memperoleh informasi yang jelas tentang situasi bersangkutan
Perasaan Bebas
Menurut Rogers, orang yang sehat secara psikologis akan memiliki kebebasan dalam bertindak. Mereka akan merasa berkuasa secara pribadi atas kehidupannya. Karena merasa bebas maka ia akan mampu melakukan apa saja yang mungkin ingin dilakukan.
Orang yang defensif tidak memiliki perasaan itu. Mereka tidak bisa mewujudkan tingkah laku mereka secara aktual Karena tingkah laku itu di atur oleh faktor-faktor di luar diri termasuk sikap defensifnya.
Kreativitas
Semua orang yang berfungsi sepenuhnya sangat kreatif. Mereka dapat benar-benar menyesuaikan diri dari tuntutan-tuntutan khusus. Penyesuaian yang dilakukan lebih bersifat aktif sehingga memungkinkan untuk mengembangkan diri sampai ke tingkat penuh.
Orang yang defensif cenderung hidup dalam pola-pola yang tidak kreatif dan tidak spontan. Mereka membuat kehidupan menjadi aman dan dapat diramalkan. Mereka menjaga tantangan dan ujian pada taraf yang minimal akibatnya mereka tidak berkembang kreatifitasnya.
Maksudnya adalah seseorang tidak terhambat oleh adanya syarat-syarat penghargaan dalam mengambil perasaan. Individu bebas dan terbuka untuk mengalami semua hal yang telah dirasakan. Orang yang demikian sangat fleksibel dia mampu mengembangkan semua pengalamannya yang didapat untuk dijadikan referensi dalam berpersepsi dan berperilaku.
Berbeda dengan yang lebih bersifat defensif. Mereka hanya mau menerima pengalaman yang tertentu saja dan tidak mau terbuka dengan yang lainnya. Jadi orang yang terbuka lebih merasakan emosi yang bersifat positif maupun negatif lebih dalam dari pada yang defensif.
Kehidupan Eksistensial
Dalam poin ini orang yang berfungsi sepenuhnya akan merasa senang dengan pengalaman yang baru. Pengalaman yang didapat belum pernah ada yang sama persis. Orang seperti itu akan dapat menyesuaikan diri karena struktur diri terus terbuka terhadap pengalaman.
Lain halnya dengan yang defensif. Mereka cenderung berprasangka terhadap pengalaman baru yang didapatkan.
Kepercayaan Terhadap Organisme Orang Sendiri
Menurut poin ini orang yang berfungsi sepenuhnya akn bertindak sesuai apa yang dirasakannya benar, jadi lebih ke arah intuitif. Orang bertindak spontan dan bebas namun bukan terburu-buru atau tidak memperhatikan konekuensi dan resiko yang terjadi. Karena orang tersebut juga terbuka pada pengalaman, maka membiarkan informasi yang telah tersimpan lewat pengalaman dan persepsi tentang keadaan saat ini untuk menentukan langkah-langkah yang harus diambil. Semua faktor diperhitungkan lalu dibuat keputusan yang menguntungkan dari semua sisi.
Sementara orang yang berpedoman pada rasio saja adalah cacat karena tidak memperhitungkan sisi emosionalnya. Begitu pula pada orang yang defensif, mereka dibimbing oleh ketakutan-ketakutan karena tidak memperoleh informasi yang jelas tentang situasi bersangkutan
Perasaan Bebas
Menurut Rogers, orang yang sehat secara psikologis akan memiliki kebebasan dalam bertindak. Mereka akan merasa berkuasa secara pribadi atas kehidupannya. Karena merasa bebas maka ia akan mampu melakukan apa saja yang mungkin ingin dilakukan.
Orang yang defensif tidak memiliki perasaan itu. Mereka tidak bisa mewujudkan tingkah laku mereka secara aktual Karena tingkah laku itu di atur oleh faktor-faktor di luar diri termasuk sikap defensifnya.
Kreativitas
Semua orang yang berfungsi sepenuhnya sangat kreatif. Mereka dapat benar-benar menyesuaikan diri dari tuntutan-tuntutan khusus. Penyesuaian yang dilakukan lebih bersifat aktif sehingga memungkinkan untuk mengembangkan diri sampai ke tingkat penuh.
Orang yang defensif cenderung hidup dalam pola-pola yang tidak kreatif dan tidak spontan. Mereka membuat kehidupan menjadi aman dan dapat diramalkan. Mereka menjaga tantangan dan ujian pada taraf yang minimal akibatnya mereka tidak berkembang kreatifitasnya.
hmmm.. itu kepribadian yang sehat.. bagi yang baca artikel ini dapat mengetahui kepribadian yang itu seperti apa..he..ciiiippp
BalasHapus